Ia, menerangkan, urgensi pembangunan Mal Grand Central Luwuk dipertimbangkan dari beberapa perspektif, yakni menjadi penggerak ekonomi yang signifikan bagi Kota Luwuk, sebagai kota yang terus berkembang, masyarakat Luwuk tentu saja memiliki kebutuhan yang semakin meningkat untuk produk dan layanan modern.
Mal dapat menyediakan akses yang lebih mudah dan nyaman untuk berbagai barang dan jasa.
Mal juga dapat berfungsi sebagai pusat hiburan, menawarkan fasilitas seperti bioskop, restoran, dan area bermain. Ini akan meningkatkan kualitas hidup warga lokal dengan memberikan tempat untuk rekreasi dan bersosialisasi.
Pihaknya menyadari, sebagai bagian dari Sulawesi Tengah, Luwuk-kota yang memunggungi gunung-memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Terutama keindahan alam seperti sungai (air terjun), pantai dan pegunungan di sekitarnya.
Pembangunan mal bisa menambah daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung, memberikan mereka fasilitas modern untuk berbelanja, makan, dan bersantai.
“Ini juga bisa mempromosikan urbanisasi yang lebih terkendali dan terstruktur,” tutur Jati Arsana.

















