INFO LUWUK – Menjelang pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) di pilkada di Kabupaten Banggai aparatur diminta tetap menjaga netralitas, seluruh elemen masyarakat harus tetap kondusif.
Aktivis mahasiswa di Kabupaten Banggai, Fikri Palawa, berpendapat, pentingnya menjaga netralitas di semua aspek penyelenggaraan pemilu.
Menurut Fikri, netralitas adalah kunci untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan adil, transparan, dan bebas dari manipulasi politik.
“Netralitas dalam penyelenggaraan PSU sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sistem demokrasi kita. Semua pihak harus memastikan bahwa tidak ada keberpihakan pada calon atau partai politik tertentu, baik dari penyelenggara, aparat keamanan, aparatur sipil negara maupun pihak lainnya,” ujar Fikri dalam keterangan resminya pada Rabu (26/3/2025).
Fikri menilai dengan memastikan netralitas, penyelenggaraan PSU akan dapat mencegah potensi konflik yang bisa muncul akibat ketidakpercayaan terhadap proses pemilihan.
“Penting untuk diingat bahwa PSU adalah sarana bagi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya dengan bebas, tanpa tekanan atau pengaruh dari pihak manapun,” ujarnya.