Scroll untuk baca artikel
Example 325300
Example floating
Example floating
Kesehatan

Dinkes Banggai Inisiasi Pencegahan DBD dari Lingkungan Sekolah

533
×

Dinkes Banggai Inisiasi Pencegahan DBD dari Lingkungan Sekolah

Share this article
Dinkes Banggai saat menggelar rapat koordinasi bertajuk Penguatan Gerakan Jumantik Lingkungan dan Implementasi Inovasi Si Batik Maleo pada Senin, 2 September 2024. (INFOLUWUK/HO-DKISP Banggai)
Example 468x60

INFOLUWUK – Demi menekan jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD), Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai mengintensifkan Gerakan Jumantik (juru pemantau jentik) hingga ke lingkungan sekolah.

Keterlibatan para siswa dalam pencegahan DBD diwujudkan melalui inovasi Si Batik Maleo, akronim dari Siswa Berantas Jentik dan Memantau Lingkungan Sekolah.

Example 300x600

Inovasi ini diharapkan dapat memperkuat peran siswa menjadi agen pencegah berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti penyebab DBD.

Baca Juga:  Bupati Banggai Salurkan 29 Unit Mesin Katinting di Nambo

Implementasi dari gerakan ini dibahas dalam rapat koordinasi bertajuk Penguatan Gerakan Jumantik Lingkungan dan Implementasi Inovasi Si Batik Maleo tingkat Kabupaten Banggai tahun 2024 pada Senin, 2 September 2024.

Penjabat Sekda Banggai Ramli Tongko, mengatakan, masalah DBD tak hanya berdampak pada masalah klinis individu, tetapi juga pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  20 Galon Miras Cap Tikus Diamankan di Pagimana Banggai

Karena itu, penanganannya pun tidak bisa mengandalkan pada organisasi kesehatan semata, tetapi membutuhkan peran aktif masyarakat lintas sektor.

“Melalui program ini, para siswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang pentingnya kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi pelopor dalam praktik hidup sehat di lingkungan sekitar mereka,” ujar Ramli.

Example 120x600