Scroll untuk baca artikel
Example 325300
Example floating
Example floating
Kesehatan

Apa itu GERD? Penyebab Pasutri di Nuhon Banggai Bakar Diri

3703
×

Apa itu GERD? Penyebab Pasutri di Nuhon Banggai Bakar Diri

Share this article
Aparat keamanan saat mendatangi rumah pasutri yang membakar diri di Desa Tetesulu, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai. [Dok Polres Banggai]
Example 468x60

INFO LUWUK – Polisi menduga penyakit Gastroesophageal Reflux diseases (GERD) menjadi pemicu kasus bakar diri di Desa Tetesulu, Kecamatan Nuhon, Kabupaten Banggai, Sulteng pada (03/03/2025) pukul 07.30 Wita.

Anggota Polsek Nuhon menyatakan, bakar diri dilakukan pasangan suami – istri (pasutri) di dalam rumah mereka di Desa Tetesulu, lalu warga melakukan pertolongan dengan membawa ke Puskesmas Bunta.

Example 300x600

Jarak dari Desa Tetesulu ke Puskesmas Bunta sekitar 15 kilometer. Api telah menyelimuti sekujur tubuh pasutri ini.

Baca Juga:  Dinkes Banggai Inisiasi Pencegahan DBD dari Lingkungan Sekolah

Kapolsek Nuhon IPTU Tamrin Luntaya menjelaskan, korban adalah SB umur 32 tahun (suami) dan AIG umur 29 tahun (istri).

“Diduga sang suami mengalami depresi karena penyakit GERD,” paparnya.

Saat itu warga sekitar membuka paksa pintu rumah dengan cara mendobrak karena terkunci dari dalam. Akhirnya SB ditemukan dalam posisi duduk dengan kondisi terbakar.

Baca Juga:  Tahun 2024, Pertumbuhan Ekonomi Banggai Melesat hingga 4 Persen

“Sedangkan AIG posisi berjalan ke arah keluar rumah juga dengan kondisi terbakar,” sambungnya.

Dijelaskan IPTU Tamrin, jika penyidik Polsek Nuhon telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan barang bukti 1 jeriken ukuran 5 liter BBM jenis pertalite dan satu korek gas.

Example 120x600