Data dari Malang Network.com juga mengungkapkan bahwa Sulawesi Tengah memiliki luas perkebunan kelapa terbesar kelima di Indonesia, sekitar 221.300 hektar, dengan 23 persen di antaranya berada di Kabupaten Banggai.
Angka ini menunjukkan besarnya potensi kelapa yang dimiliki oleh Kabupaten Banggai.
Menurut Syamsy, potensi kelapa di Kabupaten Banggai sangat besar. Oleh karena itu, Pemda Banggai berharap agar potensi ini dapat dimaksimalkan, tidak hanya dengan menjual hasil olahan seperti kopra dan briket, tetapi juga dengan memanfaatkan bagian lain dari kelapa yang memiliki nilai ekonomis, salah satunya adalah sabut kelapa.
Sabut kelapa, yang selama ini sering dianggap limbah, jika dikelola dengan baik, bisa menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi masyarakat.
Syamsy menjelaskan bahwa, berdasarkan hasil riset, limbah sabut kelapa dapat memberikan kontribusi ekonomi hingga 1,9 triliun rupiah per tahun.
Hal ini menjadi peluang besar jika dimanfaatkan dengan optimal, khususnya bagi pemangku kepentingan dan masyarakat setempat. “Sudah saatnya kita berpikir dan bertindak kreatif untuk melihat peluang-peluang pengembangan Kabupaten Banggai, terutama melalui industri pertanian yang memanfaatkan limbah sabut kelapa,” ujar Syamsy.

















