INFOLUWUK – Cerita rakyat menjadi perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Banggai.
Karena itu, Disdikbud Banggai yang dipimpin Syafrudin Hinelo menggelar lokakarya penulisan cerita rakyat di Kedai Daeng Mangge pada Selasa, 21 Agustus 2024.
Bupati Banggai, Amirudin mengapresiasi Disdikbud Banggai yang telah melaksanakan lokakarya cerita rakyat.
“Workshop ini sangatlah menarik, apalagi tentang penulisan cerita rakyat,” ucap Bupati Amirudin.
Amirudin menceritakan ketika HUT Kabupaten Banggai ke-64, seorang anak membacakan cerita rakyat tentang suku Andio.
Melihat dan mendengarnya, Amirudin mengakui kehebatan anak tersebut yang mampu bercerita dengan sangat baik.
“Bukan hanya tulisan yang diangkat tetapi dia mencoba untuk menceritakan,” ujar Bupati Amirudin.
Karena itu, Amirudin berharap lokakarya cerita rakyat kelak bakal mengangkat cerita-cerita rakyat yang lainnya.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi daerah, bermanfaat bagi negara, sehingga kita bisa mempunyai literatur yang banyak pula terhadap cerita-cerita rakyat nantinya,” tuturnya.
Kepala Balai Bahasa Sulawesi Tengah, Asrif memaparkan materi terkait cara menentukan alur dan struktur cerita-cerita rakyat serta mengkurasi karya cerita rakyat.
Sementara jurnalis Harian Kompas, Moh Hilmi Faiq memberikan materi tentang tata cara penulisan cerita rakyat yang baik serta menemukan ide dan gagasan dalam menulis cerita rakyat.
Peserta lokakarya ini terdiri dari para kepala sekolah, guru, beberapa penulis, pemerhati budaya, dan seniman dari komunitas seni di Kabupaten Banggai.
Disdikbud Banggai berharap lokakarya ini memperkaya pengetahuan di bidang penulisan cerita rakyat dan turut berperan aktif dalam upaya pelestarian budaya lokal. ***

















