“Kita hadir untuk memberikan supoort, semangat utnuk Calon Gubernur dan Wakil Gubernur kita,” ucapnya.
Di hadapan ratusan pemuda, Anwar Hafid menyatakan, ingin menciptakan sejarah baru di Sulteng.
“Kita ingin buat sejarah baru, ada perempuan yang jadi pemimpin di Sulawesi Tengah,” tuturnya.
Anwar menyebutkan, pilkada adalah jalan perubahan dan lokomotif perubahan. Perubahan itu selalu dilakukan oleh generasi muda.
“Saya semakin percaya dengan bergabungnya kita malam ini, Generasi Babasalan untuk ikut mengambil peran. Saya haikulyakin pilkada 2024 lebih berkualitas di Babasalan ini,” paparnya.
Anwar mengatakan, telah menyusuri 13 kabupaten kota sampai ke desa-desa untuk mendengarkan keluhan masyarakat Sulteng.
“Perjalanan panjang dan tentu banyak sekali yang kami dengar dari setiap denyut jantung masyarakat Sulteng,” kata Anwar yang memulai karir sebagai kepala desa hingga jadi Bupati Morowali.
Karena itu, ia dan Reny Lamadjido memutuskan untuk mengambil peran untuk menyelesaikan persoalan rakyat di Sulteng.

















