INFO LUWUK — Operasi terpusat dengan sandi kewilayahan Operasi Keselamatan Tinombala 2026 yang digelar oleh Polda Sulawesi Tengah resmi berakhir.
Direktur Lalu Lintas Polda Sulawesi Tengah, Agung Tri Widiantoro, selaku Kaopsda Operasi Keselamatan Tinombala 2026, mengungkapkan bahwa secara umum pelaksanaan operasi berjalan tertib dan lancar.
“Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Tinombala 2026, tercatat 48 kasus kecelakaan lalu lintas, meningkat 71 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah 28 kasus. Faktor penyebab tertinggi kecelakaan masih didominasi oleh faktor manusia, khususnya mendahului, berbelok, atau berpindah jalur, dengan jumlah 17 kasus,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pelanggaran menunjukkan masih perlunya upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas di tengah masyarakat.
Dirlantas Polda Sulteng juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi kelengkapan kendaraan dan surat-surat, serta mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.

















