INFO LUWUK – Aktivitas pemuatan material timbunan pada proyek reklamasi pantai Marsaoleh Kecamatan Bungku Tengah di Kabupaten Morowali menuai keluhan masyarakat setempat.
Betapa tidak, proses pemuatan material timbunan proyek reklamasi pantai yang menelan anggaran pemerintah sebesar Rp 9 Miliar itu membuat ruas jalan umum menjadi becek. Sehingga, sangat mengganggu mobilisasi masyarakat setempat.
Jalan yang licin dan becek, kerap kali membuat kendaraan masyarakat nyaris tergelincir ketika melewati ruas jalan itu.
Terlebih, aktivitas pemuatan material timbunan yang menggunakan mobil dump truk tidak menggunakan penutup kaz. Bahkan pihak CV. Bukit Fatimah selaku kontraktor reklamasi pantai itu tidak menyediakan flagman dibeberapa persimpangan yang dilalui kendaraan pemuat material tersebut.
Situasi seperti ini sangat disayangkan oleh sejumlah masyarakat setempat, karena proyek yang menggunakan anggaran cukup besar, tapi tidak memikirkan dampak sosial maupun lingkungan yang dapat membahayakan masyarakat pengguna jalan.

















