Edi memberanikan diri membuat studio arsitek yang barangkali satu-satunya di Luwuk saat itu.
“Alhamdulillah sekarang sudah mulai baik di Luwuk ini,” terangnya.
Edi juga mengakui, sampai saat ini masih tetap membeli buku untuk mendapatkan inspirasi. Juga menjadikan teknologi kecerdasan buatan sebagai inspirasi.
Dalam sesi ini audiens yang terdiri dari siswa hingga mahasiswa ini cukup aktif bertanya kepada ketiga narasumber. Pertanyaan-pertanyaan itu mulai dari peluang Ilmu Komunikasi di masa depan hingga cara membangun tim kerja.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banggai, Yori Ntoi, mengapresiasi sesi talkshow kepemudaan. Sebagai bagian dari pemerintah daerah, Dispora siap berkolaborasi untuk mendukung minat dan bakat anak muda di Kabupaten Banggai. ***

















